Kamis, 28 November 2013

Laporan Ingenhouz

Created by : Tifa Reggi N

I.       Tujuan
·      Membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan oksigen
·      Mengamati faktor  yang mempengaruhi fotosintesis pada tumbuhan hydrilla
·      Mengetahui pengaruh intensitas cahaya terhadap laju reaksi fotosintesis
II.    Alat dan bahan
1.      1 buah baskom besar
2.      Air secukupnya
3.      5 cabang tumbuhan hydrilla
4.      Corong
5.      Jepit jemuran
6.      Benang
7.      Sinar matahari
III. Cara kerja
1.      Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan.
2.      Memasukkan 5 potong tanaman hydrilla sama panjang yang telah diikat oleh      benang ke dalam corong.
3.      Menyiapkan tabung reaksi yang telah terisi air
4.      Mengabungkan tabung reaksi dengan corong di dalam waskom yang terdapat airnya.
5.      Saat menggabungan tabung corong dengan tabung reaksi harus benar benar sampai tidak  ada air yang keluar dari bawah corong.
6.      Memasangkan tiga jepi jemuran penyangga ke dalam corong kimia berisi hydrilla untuk menjaga keseimbangan dari tabung yang telah diisi oleh air.
7.      Meletakkan waskom tadi di tempat yang terkena sinar matahari langsung
8.      Menunggu hingga muncul gelembung-gelembung udara yang tampak pada tabung reaksi.
9.      Mengamati dan mencatat banyaknya gelembung yang muncul lalu memasukkan data ke tabel.
10.  Setelah banyak rongga udara yang terbentuk di tabung reaksi, lalu mengangkat tabung reaksi perlahan dan tutup rapat agar gas di dalamnya tidak keluar.
11.  Melantarkan bara api dari lidi ke atas mulut tabung reaksi dan melihat apa yang terjadi. Ini dilakukan untuk membuktikan ada atau tidaknya oksigen.
12.   Mencatat hasil pengamatan.
IV. Hasil pengamatan
·  Tabel pengamatan penyusutan air
No
Keterangan waktu
Perubahan tinggi pengurangan air
 Tinggi total pengurangan air
1
5 menit pertama
0,5 mm
0,5
2
5 menit kedua
0,4 mm
0,9
3
5 menit ke tiga
0,7 mm
1,6 cm
·  Tabel pengamatan gelembung
No
Keterangan waktu
Gelembung
1
5 menit pertama
Gelembungnya besar besar tapi lambat di waktu ini gelembungnya lumayan banyak
2
5 menit kedua
Gelembungnya besar besar tapi lambat , di waktu 5 menit kedua ini gelembungnya lebih sedikit daripada 5 menit pertama
3
5 menit ke 3
Bentuk gelembungnya masih tidak berubah , akan tetapi banyak gelembung meningkat dibandingkan lima menit ke 2.
·         Hasil  pengamatan foto
5 menit pertama pengamatan
            Gelembung yang dihasilkan sedikit , akan tetapi ukurannya besar besar . Pada 5 menit pertama ini pengurangan airnya 0,5 mm
 

5 menit kedua pengamatan
            Banyaknya gelembung yang dihasilkan menurun dari yang 5 menit pertama tadi. Akan tetapi meskipun frekwensinya menurun tapi ukuran gelembungnya membesar. Pada 5 menit kedua ini pengurangan airnya 0,4 mm
 

5 menit ketiga pengamatan
            Frekwensi gelembung yang dihasilkan cukup meningkat dari yang 5 menit pertama dan kedua tadi. Dikarenakan intensitas cahya pada saat itu hampir mendekati suhu optimum Pada 5 menit kedua ini pengurangan airnya 0,7 mm
 

Saat proses pembaraan
                        Saat pembaraan
            Angkat tabung reaksi dari corong tadi, akan tetapi pada saat pengangkatan harus hati gati dikarenakan apabila udara yang dihasilkan gelembung gelembung tadi hilang maka tidak akan diketahui gas yang terkandung dalam gelembung gelembung tadi .Proses ini dilakukan sehubungan dengan gas yang terkandung dalam gelembung gelembung tadi yang merupakan oksigen
 

V.    Analisis
            Pada praktikum kali ini yang akan dibahas yaitu tentang fotosintesis, dan pengaruh intensitas cahaya terhadap laju fotosintesis. Fotosintesis adalah suatu proses biologi yang kompleks, proses ini menggunakan energi matahari yang dapat dimanfaatkan oleh klorofil yang terdapat dalam kloroplas. Fotosintesis ini selain memerlukan cahaya matahari sebagai bahan bakar, juga memerlukan karbondioksida dan air sebagai bahan anorganik yang akan diproses untuk menghasilkan karbohidrat dan melepaskan oksigen.
            Tumbuhan Hydrilla verticillata adalah tumbuhan air yang berklorofil, ternyata tumbuhan ini mampu berfotosintesis, terbukti pada pengamatan yang kami lakukan, bahwa tumbuhan Hydrilla veriticillata menghasilkan oksigen. Oksigen tersebut dihasilkan dari proses fotosintesis ini . Gelembung udara yang dihasilkan menandakan bahwa proses fotosintesis pada Hydrilla verticilata menghasilkan oksigen. Gelembung udara yang dihasilkan juga semakin banyak apabila intensitas cahaya optimum. Cahaya yang optimum sangat baik untuk proses fotosintesis.
            Hal ini membuktikan bahwa intensitas cahaya sangat mempengaruhi proses fotosintesis.  Jika Intensitas cahaya makin tinggi maka makin banyak pula energi yang terbentuk, sehingga mempercepat fotosintesis. Namun, jika intensitas cahaya yang terlalu tinggi atau terlalu rendah maka akan merusak klorofil dan mengurangi kecepatan fotosintesis. Menandakan bahwa matahari langsung sangat berpengaruh terhadap proses fotosintesis tumbuhan hydrilla ini.
VI. Kesimpulan
                 Fotosintesis adalah suatu proses metabolisme dalam tanaman untuk membentuk karbohidrat dengan memakai karbondioksida (CO2) dari udara dan air (H2O) dengan bantuan cahaya matahari dan klorofil. Gelembung-gelembung yang timbul dari percobaan menunjukkan dalam fotosintesis menghasilkan oksigen. Intensitas cahaya  dan karbondioksida ikut mempengaruhi pembentukan oksigen pada proses ini.
VII.      Daftar pusaka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar